Kamis, 24 September 2009
Mata Ketiga
Dengan meditasi Kundalini ...energi alam semesta ditarik melalui hidung dan dikeluarkan melalui mulut...Tarik yg panjang hembuskan ..tahan...hembuskan kembali...maka secara otomatis Energi kundalini akan aktif Dengan kekuatan Inti energi Kundalini yg maksimal cukup untuk membersihkan dan mengaktifkan saluran-saluran energi didalam tubuh...dan akan mempu membangkitkan berbagai kemampuan supranatural yg mengagumkan...Energi Kundalini diamfirmasikan naik ke cakra ajna...biarkan energi Kundalini membersihkan Sirkuit mata ketiga...Ketika mata ketiga sudah bersih dan tidak ada syaraf yg terblok...maka mata ketiga sudah aktif....dgn begitu mata ketiga bs mendeteksi keberadaan suatu energi APAPUN......
Minggu, 13 September 2009
Kesadaran Universal
Kesadaran Universal berarti menghayati mulai dari kesadaran fisik sampai kesadaran TRANSENDENTAL dimana sejatinya manusia adalah sesuatu yg bukan fisik . dengan sejatinya inilah manusia menunaikan kewajibannya kepada Allah sebagaimana Fitrahnya ( Qs. Ar ruum : 30 ).
Alqur'an telah banyak mengunkapkan tentang apa dan siapa manusia sebenarnya, namun pengungkapan nya tidak akan menjadi suatu kesadaran apabila fikiran dan perasaan jiwa tidak pernah dibawa ke alamnya secara nyata.
kesadaran dimulai dari hal yg sangat sederhana, adalah seorang bayi yg tiba2 lahir dgn proses alami. ia lahir bukan karena permintaan dan kehendaknya, ia tidak mengerti untuk apa dilahirkan , ia tidak punya apa2 bahkan telanjang serta malupun tidak punya. kemudian sekelilingnya memberikan kesadaran secara bertahap, mulai dari pemberian nama dan identitas kelamin dan batasan kesadaran yg sangat sempit. Ia dikenalkan dgn dirinya bahwa namanya Si anu dan jenisnya laki2....dan seteruanya diajarkan mengenal nama2 anggota tubuhnya. Kesadaran ini membuatnya terikat kepada sebatas apa yg ia terima (ketahui), sehingga sang diri terbelenggu dan tersesat dalam ketidaktahuan siapa yg sebenarnya DIRI INI...
Samapi disini kesadaran kita sampai kepada tahapan yg agak abstrak, dimana penglihatan kita malah seakan2 kehilangan penglihatan dimana bentuk tubuh yg selama ini kita sadari. Jelas hal in membingungkan kesadaran yg telah lama terpatri, namun kita telah mencoba melakukan pembangkitan kesadaran yg lebih luas yaitu kesadaran dimana TUBUH bukanlah apa yg kita lihat seperti ini.
Tubuh adalah susunan inti materi yg setiap saat berubah dan berganti,terbatasnya kesadaranbahwa badan bukan lg sekedar tangan,kaki dan kepala, berubah meluas menjadi kesadaran UNIVERSAL yaitu kesadaran yg tidak terbatas. pada tingkat kesadaran ini kita agak bingung yg mana sebenarnya wujud ini sebenarnya,karena setelah ditelusuri secara rinci badan yg tadinya disadari sbg sosok laki-laki atau wanita yg punya rupa cantik dan gagah, pelan-pelan terhapus oleh kesadaran yg lebih luas, yaitu kesadaran JAGAT RAYA atau disebut kesadaran MAKROKOSMOS. Bahwa wujud badan ini tidak lg sesempit dulu, AKU tidak lg sebatas kepala,tangan dan kaki saja , akan tetapi badanku adalah ANGIN yg bergerak , atom-atom yg bertebaran serta bergantian saling tukar dgn benda2 yg lain, badanku adalah butir-butiran zarrah yg saling mengikat, ya...Aku saling ikat dgn tumbuhan, binatang, bumi serta dgn angkasa yg maha luas. Badanku adalah jagad raya dimana kesadaran sudah berubah luas dan menjadi kesatuan dgn lingkungan kita.
Kesadaran ini akan memudahkan mengidenfikaqsi siapa diri sebenarnya, setelah tahu esensi badan ini yaitu KESADARAN HAKIKI.yg menggerakkan dan mengatur alam semesta. Dikatakan dalam Alqur'an : "Dan Dia menundukkan malam dan siang , matahari dan bulan untukmu. dan Bintang-bintang itu ditundukkan dengan perintah-Nya. Sesungguhnya dalam gejala-gejala itu terdapat Aya-ayat Allah (atau tanda-tanda kekuasaan Allah ) bagi orang-orang yg mempergunakan akal". (QS. An Nahl 12).
Sebenarnya didalam ayat ini tercantum juga ungkapan bahwa Allah menundukkan dan mengatur kelakuan matahari,bintang dan bulan dgn mperintahNya, peraturan inilah yg diikuti oleh seluruh alam semesta ( makrokosmos ), bagaimana ia harus bertingkah laku. Ia juga disebut hukum alam atau peraturan yg diikuti oleh alam, lebih jelas lg bila kita baca ayat 11 surat Fushilat " Kemudian dia mengarah kepada langit yang masih berupa kabut lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Silakan kalian mengikuti perintah-Ku dengan suka hati atau dengan terpaksa". Jawab mereka : ' Kami mengikuti dengan SUKA HATI".
Ayat ini mebuktikan bahwa alam taat mengikuti segala perintahnya dan peraturan sang pencipta, dan peraturan yg telah ditetapkan Allah itu tidak berubah selamanya, seperti yg telah ditegaskan dalam ayat 23 surat Al Fath : " sebagai sunatullah ( atau peraturan Allah ) yang telah berlaku sejak dahulu, sekali- kali kamu tak akan menemukan perubahan bagi sunatullah ( atau hukum-hukum yg ditetapkan Allah ) itu.
Apabila zat-zat tubuh manusia dan benda-benda dalam alam sudah dipahami sebagai rangkaian kejadian-kejadian,serta menurut kemauan sunatullah, maka sebenarnya atom-atom atau zarrah bergerak mengikuti kekuatan yg MAHA BESAR. Benda-benda kecil itu hanya patuh terhadap yg tidak bisa diperbandingkan dengan sesuatu. Wujud itu bergitu absolut . Ternyata benda-benda ini tidak mati, akan tetapi bergerak dan dihidupkan oleh suatu kuasa yang maha besar. itulah METAKOSMOS yg hidup, yang perkasa yang meliputi segala benda, IALAH RABBUL ALAMIN....
Pada kesadaran ini sebaiknya kita berhenti sejenak dan jgn dipahami dengan pemikiran yg berlarut-larut. Biarkan Allah yg menuntun hati dan pengetahuan tentang ilmu selanjutnyadgn tetap mematuhkan jiwa dan tubuh kita kehadirat Allah yg maha suci.
Apabila kita meluruskan pandangan jiwa dan tubuh kita terhadap perintah-perintahnya(Ad dien) serta menundukkan dan memasrahkan segala ketaatan, tubuh ini akan taat seperti taatnya alam semesta tampa REKAYASA, ia akan hidup seperti hidupnya alam, serta ia akan teratur seperti teraturnya matahari serta planet-planet yg tidak berbenturan. Ia akan patuh seperti patuhnya MALAIKAT. Demikianlah justru menurut pikiran logis bahwa adanya diri (Mikrokosmos) dan alam semesta (Makrokosmos) telah mengajak kesadaran untuk sampai kepada pembuktian adanya ALLAH Yang Maha Ghaib (Metakosmos)....
Alqur'an telah banyak mengunkapkan tentang apa dan siapa manusia sebenarnya, namun pengungkapan nya tidak akan menjadi suatu kesadaran apabila fikiran dan perasaan jiwa tidak pernah dibawa ke alamnya secara nyata.
kesadaran dimulai dari hal yg sangat sederhana, adalah seorang bayi yg tiba2 lahir dgn proses alami. ia lahir bukan karena permintaan dan kehendaknya, ia tidak mengerti untuk apa dilahirkan , ia tidak punya apa2 bahkan telanjang serta malupun tidak punya. kemudian sekelilingnya memberikan kesadaran secara bertahap, mulai dari pemberian nama dan identitas kelamin dan batasan kesadaran yg sangat sempit. Ia dikenalkan dgn dirinya bahwa namanya Si anu dan jenisnya laki2....dan seteruanya diajarkan mengenal nama2 anggota tubuhnya. Kesadaran ini membuatnya terikat kepada sebatas apa yg ia terima (ketahui), sehingga sang diri terbelenggu dan tersesat dalam ketidaktahuan siapa yg sebenarnya DIRI INI...
Samapi disini kesadaran kita sampai kepada tahapan yg agak abstrak, dimana penglihatan kita malah seakan2 kehilangan penglihatan dimana bentuk tubuh yg selama ini kita sadari. Jelas hal in membingungkan kesadaran yg telah lama terpatri, namun kita telah mencoba melakukan pembangkitan kesadaran yg lebih luas yaitu kesadaran dimana TUBUH bukanlah apa yg kita lihat seperti ini.
Tubuh adalah susunan inti materi yg setiap saat berubah dan berganti,terbatasnya kesadaranbahwa badan bukan lg sekedar tangan,kaki dan kepala, berubah meluas menjadi kesadaran UNIVERSAL yaitu kesadaran yg tidak terbatas. pada tingkat kesadaran ini kita agak bingung yg mana sebenarnya wujud ini sebenarnya,karena setelah ditelusuri secara rinci badan yg tadinya disadari sbg sosok laki-laki atau wanita yg punya rupa cantik dan gagah, pelan-pelan terhapus oleh kesadaran yg lebih luas, yaitu kesadaran JAGAT RAYA atau disebut kesadaran MAKROKOSMOS. Bahwa wujud badan ini tidak lg sesempit dulu, AKU tidak lg sebatas kepala,tangan dan kaki saja , akan tetapi badanku adalah ANGIN yg bergerak , atom-atom yg bertebaran serta bergantian saling tukar dgn benda2 yg lain, badanku adalah butir-butiran zarrah yg saling mengikat, ya...Aku saling ikat dgn tumbuhan, binatang, bumi serta dgn angkasa yg maha luas. Badanku adalah jagad raya dimana kesadaran sudah berubah luas dan menjadi kesatuan dgn lingkungan kita.
Kesadaran ini akan memudahkan mengidenfikaqsi siapa diri sebenarnya, setelah tahu esensi badan ini yaitu KESADARAN HAKIKI.yg menggerakkan dan mengatur alam semesta. Dikatakan dalam Alqur'an : "Dan Dia menundukkan malam dan siang , matahari dan bulan untukmu. dan Bintang-bintang itu ditundukkan dengan perintah-Nya. Sesungguhnya dalam gejala-gejala itu terdapat Aya-ayat Allah (atau tanda-tanda kekuasaan Allah ) bagi orang-orang yg mempergunakan akal". (QS. An Nahl 12).
Sebenarnya didalam ayat ini tercantum juga ungkapan bahwa Allah menundukkan dan mengatur kelakuan matahari,bintang dan bulan dgn mperintahNya, peraturan inilah yg diikuti oleh seluruh alam semesta ( makrokosmos ), bagaimana ia harus bertingkah laku. Ia juga disebut hukum alam atau peraturan yg diikuti oleh alam, lebih jelas lg bila kita baca ayat 11 surat Fushilat " Kemudian dia mengarah kepada langit yang masih berupa kabut lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Silakan kalian mengikuti perintah-Ku dengan suka hati atau dengan terpaksa". Jawab mereka : ' Kami mengikuti dengan SUKA HATI".
Ayat ini mebuktikan bahwa alam taat mengikuti segala perintahnya dan peraturan sang pencipta, dan peraturan yg telah ditetapkan Allah itu tidak berubah selamanya, seperti yg telah ditegaskan dalam ayat 23 surat Al Fath : " sebagai sunatullah ( atau peraturan Allah ) yang telah berlaku sejak dahulu, sekali- kali kamu tak akan menemukan perubahan bagi sunatullah ( atau hukum-hukum yg ditetapkan Allah ) itu.
Apabila zat-zat tubuh manusia dan benda-benda dalam alam sudah dipahami sebagai rangkaian kejadian-kejadian,serta menurut kemauan sunatullah, maka sebenarnya atom-atom atau zarrah bergerak mengikuti kekuatan yg MAHA BESAR. Benda-benda kecil itu hanya patuh terhadap yg tidak bisa diperbandingkan dengan sesuatu. Wujud itu bergitu absolut . Ternyata benda-benda ini tidak mati, akan tetapi bergerak dan dihidupkan oleh suatu kuasa yang maha besar. itulah METAKOSMOS yg hidup, yang perkasa yang meliputi segala benda, IALAH RABBUL ALAMIN....
Pada kesadaran ini sebaiknya kita berhenti sejenak dan jgn dipahami dengan pemikiran yg berlarut-larut. Biarkan Allah yg menuntun hati dan pengetahuan tentang ilmu selanjutnyadgn tetap mematuhkan jiwa dan tubuh kita kehadirat Allah yg maha suci.
Apabila kita meluruskan pandangan jiwa dan tubuh kita terhadap perintah-perintahnya(Ad dien) serta menundukkan dan memasrahkan segala ketaatan, tubuh ini akan taat seperti taatnya alam semesta tampa REKAYASA, ia akan hidup seperti hidupnya alam, serta ia akan teratur seperti teraturnya matahari serta planet-planet yg tidak berbenturan. Ia akan patuh seperti patuhnya MALAIKAT. Demikianlah justru menurut pikiran logis bahwa adanya diri (Mikrokosmos) dan alam semesta (Makrokosmos) telah mengajak kesadaran untuk sampai kepada pembuktian adanya ALLAH Yang Maha Ghaib (Metakosmos)....
Jumat, 04 September 2009
Tafakur
Duhai tempat-tempat sanggah para kekasih
Di manakah mereka yang menyinggahimu
Duhai lembah-lembah keikhlasan
Di manakah mereka menghunimu
Duhai tempat-tempat orang-orang baik
Di manakah mereka yang memakmurkanmu
Duhai tempat-tempat TAHAJUD
Di manakah mereka yang mengunjungimu...
Senin, 31 Agustus 2009
Mudik
Masihkah ada gerbong terawih
dan deru tadarus yang bisa kunanti
Kini adzan pun terasa asing
sebab takbir telah lumat dalam mercon dan iklan
Sedabg hari ini tak sebatang sujudpun didirikan
Apakah zaman telah mengungsikan airmata
Hingga tak kutemukan sebuah tanah lapangan
Untuk menumpahkannya
untuk seorang yang jauh
Aku tahu
Tapi aku tak tahu
Siapa kau yang sebenarnnya
Tapi.....
Yang kutahu kamu selalu
Sayang padaku
Tapi....
Aku masih tak mengerti
Akan dirimu.....
Minggu, 30 Agustus 2009
CERITA DARI NEGERI PALASTINA
(UNTUK SAUDARA2KU YANG SAHID DI BUMI PALESTINA)
Angin menghembus dgn kencangnya tatkala malam yg pekat menyelimuti Bumi Palestina.
Serdadu muda berjalan gontai setelah berperang dalam kekalutan .
Menunduk merenungi jiwa yang kian kosong.
Tadi siang ia berdiri dgn bedil di kanan menatap anak-anak kecil yg berteriak menentang walau hanya berbekal batu kecil di tangan. Salah seorang darinya memegang bendera diikat pd sebilah kayu…dikibarkannya bendera ke kiri kekanan..Dia bangga sekali….
Sebongkah batu terlontar tepat mengenai helm sang kapten…membuatnya marah…Sang kapten mengcengkaram anak itu …mengankatnya lalu membantingkannya…Sang bocah terkejut dan kesakitan…Sesaat ia akan menangis namun waktu lebih dahulu meloncat yaitu ketika ia merasakan suatu pukulan kayu keras menghantam tengkutnya..ia sadar ini bukan saatnya untuk menguraikan air mata…Maka ia tersenyum penuh KEDAMAIAN
Sang serdadu muda terbelalak melihat komandannya menginjak bocah yg sudah tak berdaya …Hatinya terayuh…baru kali ini ….saat ia melihat anak itu memeluk BENDERANYA YG MENJADI MERAH…TERNODA DARAH yg muncrat akibat peluru merobek dadanya….
Kapten pun tertawa-tawa puas …
Batu semakin banyak terlontar mengenai wajah-wajah zalim yg kian menyeringai..
Mereka kejar anak-anak itu …mereka hantam satu persatu…
Darah bersimbah ke bumi Allah yg Suci…
Kini ia sendirian
Berjalan di salah satu lorong
Merenungi siapa sebenarnya yg memiliki hati sejati
Didekatinya sebuah rumah kecil dari batu dimana ia dengar suara bocah berdoa…..
Ya Allah
Berilah aku mimpi….
Yang dalam mimpiku itu aku memiliki sayap
Terbang membumbung tinggi membelah langit
Laksana burung Ababil…..
Yang melayang dgn mengcekeram batu-batu dari neraka di cakarnya
Untuk melempar wajah para pembunh zalim
Yang membunuh teman-temanku tadi siang
Serdadu muda terhenyak berlutut dgn mata basah penuh kegalauan karena jiwa yg bergelok tak menentu…
Ia memasuki rumah itu bersimpuh di hadapan seorang tua yg sedang menyebut Asma Allah….
……………YA Bapak katakanlah padaku…………..
…….Apa ISLAM ITU……….
(UNTUK SAUDARA2KU YANG SAHID DI BUMI PALESTINA)
Angin menghembus dgn kencangnya tatkala malam yg pekat menyelimuti Bumi Palestina.
Serdadu muda berjalan gontai setelah berperang dalam kekalutan .
Menunduk merenungi jiwa yang kian kosong.
Tadi siang ia berdiri dgn bedil di kanan menatap anak-anak kecil yg berteriak menentang walau hanya berbekal batu kecil di tangan. Salah seorang darinya memegang bendera diikat pd sebilah kayu…dikibarkannya bendera ke kiri kekanan..Dia bangga sekali….
Sebongkah batu terlontar tepat mengenai helm sang kapten…membuatnya marah…Sang kapten mengcengkaram anak itu …mengankatnya lalu membantingkannya…Sang bocah terkejut dan kesakitan…Sesaat ia akan menangis namun waktu lebih dahulu meloncat yaitu ketika ia merasakan suatu pukulan kayu keras menghantam tengkutnya..ia sadar ini bukan saatnya untuk menguraikan air mata…Maka ia tersenyum penuh KEDAMAIAN
Sang serdadu muda terbelalak melihat komandannya menginjak bocah yg sudah tak berdaya …Hatinya terayuh…baru kali ini ….saat ia melihat anak itu memeluk BENDERANYA YG MENJADI MERAH…TERNODA DARAH yg muncrat akibat peluru merobek dadanya….
Kapten pun tertawa-tawa puas …
Batu semakin banyak terlontar mengenai wajah-wajah zalim yg kian menyeringai..
Mereka kejar anak-anak itu …mereka hantam satu persatu…
Darah bersimbah ke bumi Allah yg Suci…
Kini ia sendirian
Berjalan di salah satu lorong
Merenungi siapa sebenarnya yg memiliki hati sejati
Didekatinya sebuah rumah kecil dari batu dimana ia dengar suara bocah berdoa…..
Ya Allah
Berilah aku mimpi….
Yang dalam mimpiku itu aku memiliki sayap
Terbang membumbung tinggi membelah langit
Laksana burung Ababil…..
Yang melayang dgn mengcekeram batu-batu dari neraka di cakarnya
Untuk melempar wajah para pembunh zalim
Yang membunuh teman-temanku tadi siang
Serdadu muda terhenyak berlutut dgn mata basah penuh kegalauan karena jiwa yg bergelok tak menentu…
Ia memasuki rumah itu bersimpuh di hadapan seorang tua yg sedang menyebut Asma Allah….
……………YA Bapak katakanlah padaku…………..
…….Apa ISLAM ITU……….
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
.jpg)



