Senin, 31 Agustus 2009

Mudik

Masihkah ada gerbong terawih
dan deru tadarus yang bisa kunanti
Kini adzan pun terasa asing
sebab takbir telah lumat dalam mercon dan iklan
Sedabg hari ini tak sebatang sujudpun didirikan
Apakah zaman telah mengungsikan airmata
Hingga tak kutemukan sebuah tanah lapangan
Untuk menumpahkannya


untuk seorang yang jauh

Aku tahu
Tapi aku tak tahu
Siapa kau yang sebenarnnya
Tapi.....
Yang kutahu kamu selalu
Sayang padaku
Tapi....
Aku masih tak mengerti
Akan dirimu.....

Minggu, 30 Agustus 2009

CERITA DARI NEGERI PALASTINA

(UNTUK SAUDARA2KU YANG SAHID DI BUMI PALESTINA)

Angin menghembus dgn kencangnya tatkala malam yg pekat menyelimuti Bumi Palestina.
Serdadu muda berjalan gontai setelah berperang dalam kekalutan .
Menunduk merenungi jiwa yang kian kosong.

Tadi siang ia berdiri dgn bedil di kanan menatap anak-anak kecil yg berteriak menentang walau hanya berbekal batu kecil di tangan. Salah seorang darinya memegang bendera diikat pd sebilah kayu…dikibarkannya bendera ke kiri kekanan..Dia bangga sekali….

Sebongkah batu terlontar tepat mengenai helm sang kapten…membuatnya marah…Sang kapten mengcengkaram anak itu …mengankatnya lalu membantingkannya…Sang bocah terkejut dan kesakitan…Sesaat ia akan menangis namun waktu lebih dahulu meloncat yaitu ketika ia merasakan suatu pukulan kayu keras menghantam tengkutnya..ia sadar ini bukan saatnya untuk menguraikan air mata…Maka ia tersenyum penuh KEDAMAIAN

Sang serdadu muda terbelalak melihat komandannya menginjak bocah yg sudah tak berdaya …Hatinya terayuh…baru kali ini ….saat ia melihat anak itu memeluk BENDERANYA YG MENJADI MERAH…TERNODA DARAH yg muncrat akibat peluru merobek dadanya….

Kapten pun tertawa-tawa puas …
Batu semakin banyak terlontar mengenai wajah-wajah zalim yg kian menyeringai..
Mereka kejar anak-anak itu …mereka hantam satu persatu…
Darah bersimbah ke bumi Allah yg Suci…

Kini ia sendirian
Berjalan di salah satu lorong
Merenungi siapa sebenarnya yg memiliki hati sejati

Didekatinya sebuah rumah kecil dari batu dimana ia dengar suara bocah berdoa…..

Ya Allah
Berilah aku mimpi….
Yang dalam mimpiku itu aku memiliki sayap
Terbang membumbung tinggi membelah langit
Laksana burung Ababil…..
Yang melayang dgn mengcekeram batu-batu dari neraka di cakarnya
Untuk melempar wajah para pembunh zalim
Yang membunuh teman-temanku tadi siang

Serdadu muda terhenyak berlutut dgn mata basah penuh kegalauan karena jiwa yg bergelok tak menentu…
Ia memasuki rumah itu bersimpuh di hadapan seorang tua yg sedang menyebut Asma Allah….
……………YA Bapak katakanlah padaku…………..
…….Apa ISLAM ITU……….

Sang Ibu


Bangun Anakku
dari tidurmu yg lelap
Lihatlah
Fajar telah timbul
Burungpun telah bernyanyi

Lupakan waktu tidurmu yang terbuai
Yang telah membuatmu lupa untuk bangkit
Karna sekelilingmu akan kembali gelap
membuat tawa kian bergema

Mandi anakku
Sicikan jiwamu
Bersihkan dirimu
kenakan baju barumu
lalu pergilah
Raihlah Ilmu
Ikuti kaum penerang
yang akan muncul di permukaan abad
Yakinkan
Bahwa sebentar lagi kau akan tentram
merasakan nikmatnya kemenangan

maka itu
bangun anakku
Dari tidurmu yang lelap

Sabtu, 29 Agustus 2009